Langsung ke konten utama

A Star Is Born - Seni dan Realita Dibaliknya





            A Star Is Born (2018)  adalah sebuah film garapan Bradley Cooper di bawah beberapa perusahaan produksi dengan Warner Bros sebagai perusahaan produksi utama. Film bernuansa musikal roman ini merupakan film produksi ulang keempat dari sekuel A Star Is Born tahun 1937, film remake pertama tahun 1954 tentang musikal, film remake kedua tahun 1976 tentang rock musikal, dan film remake ketiga tentang roman Bollywood. Dirilis pada 5 Oktober 2018 di Amerika Serikat, film ini tayang di bioskop Indonesia pada 17 Oktober 2018.
             A Star Is Born (2018) mengisahkan tentang seorang musisi musik country, Jackson Maine (Bradley Cooper), yang hidup dari satu panggung ke panggung lain. Jack menulis syair-syair, kemudian menyanyikannya di depan para penggemar. Sejalan dengan hal itu, Jack pun tidak pernah berhenti meminum alkohol. Sang kakak yang juga sekaligus menjadi manajernya, Bobby (Sam Elliott), tidak mampu menahan kebiasaan Jack.
            Pada suatu malam setelah menggelar konser di California, Jack berhenti di sebuah bar. Sopir pribadi Jack tidak yakin akan bar itu, benar saja, Jack masuk ke dalam bar waria. Malam itu seorang wanita membawakan lagu La Vie en Rose, Jack tidak mampu berhenti menatapnya. Wanita tersebut bernama Ally (Lady Gaga), seorang pegawai restoran yang menyalurkan bakatnya dengan bernyanyi di bar. Dalam sekejap, Jack jatuh cinta pada Ally. Apakah cinta Jack akan terbalaskan? Akankah karir Jack baik-baik saja?

Jackson Maine (Bradley Cooper)


            Film A Star Is Born (2018) diawali dengan konser musik yang sedang dibawakan oleh Jack. Mengalir hingga pertemuan Jack dengan Ally, sampai ke kisah hidup mereka nantinya. Jack digambarkan sebagai seorang musisi terkenal yang nyaris tidak punya kehidupan pribadi, seorang pecandu alkohol, mengidap depresi, namun juga memiliki sisi laki-laki penyayang dan lembut. Hal itu bisa disampaikan dengan baik oleh Bradley Cooper. Bradley bukanlah seorang musisi, ia belajar benyanyi dan bermusik demi film yang disutradarainya sendiri ini. Bisa dilihat bahwa Bradley berusaha keras agar mampu menjadi selayaknya seorang musisi tulen.
Sisi laki-laki penyayang dan lembut juga sukses diperankan oleh Bradley. Malam pertama kali Jack bertemu dengan Ally, mereka bergegas ke bar lain. Jack diganggu oleh penggemar, merasa tidak terima, Ally menghantam wajah si penggemar hingga tangannya sendiri cedera. Kisah manis yang membekas adalah Jack langsung membawa Ally pergi ke supermarket untuk mencari perban dan membeli es batu guna mengobati cedera yang dialami Ally. Bradley menyampaikan adegan manis ini dengan penuh penjiwaan, kekhawatiran yang dimunculkan terkesan alami dan tidak berlebihan.
Sisi lain yang dibawakan Bradley sebagai seorang musisi adalah ia mengidap depresi. Masa lalu yang kelam, kehilangan ayah sebagai sosok idolanya merupakan asal muasal depresi yang ia alami. Isu depresi yang dialami oleh para musisi memang kerap tidak diperhatikan.

Ally – Lady Gaga


            Ally digambarkan sebagai seorang wanita yang cukup pemalu, bekerja di restoran, hidup dengan ayahnya, dan memiliki bakat terpendam yakni menjadi seorang penyanyi. Nama Lady Gaga sudah sering terdengar di telinga masyarakat, meskipun demikian, Gaga dikenal bukan sebagai seorang pemain film, melainkan sebagai seorang penyanyi. Film A Star Is Born (2018) merupakan debut akting pertamanya. Sebagai seorang pemula, Gaga dinilai cukup lihai dalam bermain akting.

Seni dan realita di baliknya


            Film ini berisikan drama kehidupan para pekerja seni, khususnya musisi. Seni yang ada dalam film ini terasa kental. Terlebih ketika tokoh Ally menyanyikan lagu berjudul ‘Shallow’, seketika terasa seperti menonton konser. Dikemas dalam durasi 135 menit, A Star Is Born (2018) dinilai berhasil membius emosi penonton, membawanya mengalir beriringan dengan alur cerita yang ada. Akhir tragis di mana sang tokoh utama, Jack, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya pun menjadi bagian yang tidak terduga sekaligus tidak terlupakan.
            Realita yang disuguhkan pun terbilang jarang dibahas oleh film-film lain. Kesehatan mental adalah hal yang sering dikesampingkan jika seseorang sudah menjadi pelakon seni atau berkecimpung di dunia hiburan. Kebanyakan pemirsa hanya menyaksikan sisi palsu yang dibawakan oleh sang penghibur dan isu-isu kesehatan mental di baliknya pun jarang terekspos. Film ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesehatan mental seseorang adalah penting sekalipun dia selalu terlihat baik-baik saja di luar.
            Apakah Anda sudah menyaksikan film ini? Film ini dirasa masuk ke daftar film yang wajib Anda tonton minimal satu kali. Pahami dan rasakan setiap alunan musik dan pesan yang disampaikan. Anda juga bisa membaca sinopsis atau ringkasan mengenai film ini. Selamat bereksplorasi!


Referensi
1. https://id.pinterest.com/pin/300826450106195601/
2. https://id.pinterest.com/pin/780037597935647355/
3. https://id.pinterest.com/pin/117304765280440437/
4. https://id.pinterest.com/pin/521854675568778633/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hoaks di Media Sosial menjelang Pemilu Presiden 2019

Capres tidak logis lalu bagaimana memimpin Negara yang kritis? A.      Abstrak Pemilu adalah hal yang sangat sensitif untuk diperbincangkan.Tahun ini adalah tahun politik. Tahun dimana generasi milenial perdana untuk mengikuti pemilu. Dalam kesempatan inilah para generasi milenial menunjukkan wujud partisipasi politiknya. Namun, semakin majunya teknolongi, media sosial yang menjadi makanan sehari-hari generasi milenial sang pemilih perdana ini justru semakin tak damai. Beragam hoaks, hujatan dan adu prestasi terlontar di berbagai situs media massa online, unggahan media sosial setiap masyarakat, tim sukses tiap calon, public figure , dan kalangan masyarakat lainnya. Hal inilah yang memicu “pandangan abu-abu” terhadap politik negara yang kritis dengan beragam masalah dan konflik yang kompleks. Hal ini sangat berdampak pada kualitas pemilu tahun ini. Entah akan menghasilkan keputusan yang membawa bangsa kepada keadaan yang semakin baik atau justru sebalikny...